Antisipasi Emergency Terhadap Tumpahan Asam Sulfat
Asam Sulfat
dari MSDS diungkapkan bahwa jika terjadi kontak dengan asam sulfat :
Mata : Iritasi yang parah, dengan jumlah sedikit saja dapat mengakibatkan kerusakan yang permanen atau kehilangan daya penglihatan
Kulit : Iritasi pada kulit/luka bakar, kontak yang lama atau berulang-ulang menyebabkan radang/infeksi kulit
Tertelan : Mengakibatkan iritasi, kerusakan serius pada mulut, kerongkongan, perut, dan alat perncernaan yang lain, hingga kematian
Terhirup : Iritasi yang parah pada saluran pernafasan dan paru-paru, batuk, sukar bernafas hingga koma.
Emergency Response Terkena Asam Sulfat
Jika terkena mata : Cuci dengan air bersih yang mengalir dalam jumlah besar dan segera hubungi dokter
Jika terkena kulit : Cuci dengan larutan soda kue (NaHCO3) 2%, setelah itu bersihkan dengan air bersih, lepas semua pakaian yang terkontaminasi, jika terjadi luka bakar oles dengan salep durmazin dan segera hubungi dokter
Jika tertelan : Minum 1 sendok teh larutan magnesia atau kapur, atau seiris larutan sabun dan susu, atau putih telur mentah dan segera hubungi dokter
Jika terhirup : Pindahkan korban ke area berudara bersih, jika tidak bernafas, beri pernafasan buatan atau beri oksigen, serta segera hubungi dokter
Emergency Response Tumpahan Asam Sulfat :
1. Gunakan alat pelindung diri (APD) untuk area-area yang bersinggungan langsung, gunakan safety googles (kacamata) dan sarung tangan berbahan PVC
2. Cek sumber penyebaran dan lokalisir (mencegah penyebar luasan dan pencemaran lingkungan)
3. Jika ada korban segera lakukan pertolongan pertama
4. Serap dan lokalisir dengan tanah atau pasir kering
5. Lakukan penetralan terhadap sumber (Ceceran H2SO4 dinetralkan dengan serbuk kapur)
Rizal @ 2.5 tahun gitu loh....
